behind the scenes
^ talk show TERE LIYE^
chapter1
corat-coret instan...
Jilbab
merah pilihan ku pagi ini , untuk
menghadiri talkshow seorang penulis , dengan tema kekuatan sebuah pena. Aku hanya ingin mendengar , setiap kata yaang
terucap dari seorang yang memiliki kekuatan dalam goresan tinta nya , hari ini
aku bersama dengan mas yudis salah satu
kaka angakatan yang bersedia ikut. menggantikan uni seorang teman ku yang tiba-tiba harus pergi ke semarang.
Harga tiket 10rb saja dengan fasilitas snack dan sertifikat. Gk ada tiket
khusus , hanya menunjukan kwitansi
pembayaran dan tanda tangan .. kwitansi ku entah kemana. Dan kwitansi untuk mas
yudis pun tak sempat unni berikan. Kami ikut mengantri , melihat para peserta
menunjukan bukti pembayaran . semakin dekat dengan pintu masuk , resah pun
mulai datang. Sampai tepat dihadapan panitia yang terlihat sibuk aku berbicara ttg
tiket . peserta dibelakang ku pun terhitung tak sedikit .dengan bijaknya
panitia itu meminta kartu mahasiswa atau
id sebagai gantinya. Sedikit lega . tapi setelah mengkroscek tas ku ,ternyata tak membawa dompet . resah pun bertambah 2
kali lipat .ku lihat keringat mas yudisbercucur resah , panic nya berhasil menular. Aku panic,
entah bagaimana caranya , ktm mas yudis ku serahkan kepanitia sebagai jaminan,
okrai akhirnya panitia bijak itu memberikan snack nya hehe . ,
to be continue


Posting Komentar